Kalapas Kelas II A Labuhan Ruku Kanwil Kemenkumham Sumut tegaskan Jaga Komitmen, Integritas, dan Kualitas Kinerja

Kalapas Kelas II A Labuhan Ruku Kanwil Kemenkumham Sumut tegaskan Jaga Komitmen, Integritas, dan Kualitas Kinerja

Humas Lalaku- Lapas Kelas II A Labuhan Ruku pada pagi hari ini kembali melaksanakan apel pagi. Kegiatan yang dilaksanakan secara rutin setiap harinya dalam membangun dan meningkatkan disiplin seluruh pegawai , Apel pagi ini dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas II A Labuhan Ruku, EP Prayer Manik  dan diikuti oleh Pejabat Struktural dan Staf dari masing-masing Sub Seksi, Jum’at  (29/07/2022).

Kegiatan apel pagi dimulai tepat pada pukul 08.00 WIB dan dilaksanakan di halaman bagian depan Lapas Labuhan Ruku. Dalam apel pagi kali ini, Kalapas Labuhan Ruku menyampaikan beberapa arahan dan pesan kepada seluruh Jajaran yang hadir dalam apel pagi.
Utamanya, arahan yang disampaikan berkaitan dengan pelaksanaan kegiatan persiapan Perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia dan Hari Dharma Karya Dhika  

"Terkait dengan kegiatan tersebut, supaya semuanya dapat disiapkan dan di susun dengan matang guna meminimalisir kendala-kendala yang mungkin saja terjadi. Ini harus dipikirkan secara detail supaya kegiatan nanti dapat berjalan sesuai dengan apa yang telah kita susun," ucap EP Prayer Manik

Selanjutnya EP Prayer Manik  menyampaikan kepada jajaran Binadik khususnya bagian Registrasi agar mempersiapkan usulan Remisi umum Narapidana yang nantinya akan diberikan saat 17 Agustus  bahwa pelayanan terhadap hak-hak bagi narapidana yang ia bina bisa terpenuhi, dan selama menjalani pidananya di Lapas tidak dipungut biaya alias gratis.



EP Prayer Manik  juga kembali menyampaikan agar mempermudah pemberian hak-hak narapidana di antaranya berupa remisi, Pembebasan Persyarat (PB), Cuti Menjelang Bebas (CMB), Cuti Bersyarat (CB) serta Asimilasi di rumah sesuai dengan aturan yang berlaku.
“Semua layanan di Lapas tanpa biaya alias gratis, tidak ada pungli ataupun perilaku penyimpangan yang lainnya. Dan pada prinsipnya para napi harus lulus dalam rangkaian penilaian pembinaan sehingga outputnya mereka punya life skill untuk bekal bebas nanti,”

“Ini merupakan komitmen kita bersama demi terciptanya transparansi pelayanan terhadap publik, khususnya kepada keluarga narapidana,” ini juga merupakan bagian dari komitmen dalam memberikan pelayanan yang baik dan sebuah tanggung jawab yang memang sepatutnya harus dilakukan. bebernya.

“Akan tetapi narapidana juga harus menunjukan hasil pembinaan yang baik selama menjalani pidana di lapas. Patuh dan taat terhadap tata tertib di lapas,” tuturnya.

Lebih lanjut, EP Prayer Manik menekankan bahwa kepuasan publik merupakan tolak ukur Lapas Labuhan Ruku dalam mewujudkan pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
“Lapas Labuhan Ruku akan terus meningkatkan pelayanan terhadap publik dari yang terendah hingga lebih tinggi. Petugas Lapas akan melayani narapidana dan masyarakat dengan pelayanan terbaik, tulus, ikhlas dan humanis,” imbuhnya.

Dipost Oleh Admin

Ini adalah akun admin

Post Terkait

Tinggalkan Komentar